Langkah Penyusunan Program Remedial


Berikut disajikan langkah-langkah penyusunan program remedial yang diadaptasi pendapat M. enteng yang dikutip oleh Bistok, dkk. (1984). Hal-hal yang perlu dilakukan seorang guru sebelum menyusun program atau rencana pelaksanaan program remedial sebagai berikut :

A. MENELAAH.KEMBALI SISWA YANG AKAN DIBERIKAN PENGAJARAN REMEDIAL.
Kegiatan ini dimaksudkan agar diperoleh gambaran yang lebih definitif mengenai seorang siswa dengan permasalahan yang dihadapinya, kelemahan yang dideritanya, letak kelemahannya, factor penyabab kelemahan tersebut. Apakah siswa tersebut bisa ditolong guru atau memerlukan bantuan orang lain, berapa lama waktu yang diberikan, kapan, oleh siapa, dan sebagainya.tindakan ini bisa berupa.

Siswa disuruh mengulangi materi pokok yang sudah diajarkan dengan membarikan petunjuk, antara lain :

  • Menandai dan menunjukkan bagian-bagian yang dianggap penting yang merupakan kelemahan bagi siswa yang bersangkutan.
  • Membuat pertanyaan-pertanyaan yang bertujuan mengarahkan siswa dalam mempelajari bahan tersebut.
  • Memberi dorongan dan semangat untuk belajar.
  • Menyediakan bahan yang lain untuk bisa dibaca agar mempermudah pemahaman terhadap bahan utama yang sedang dipelajari.
  • Menyediakan waktu yang cukup untuk berdiskusi atau menjawab pertanyaan siswa bila mendapat kesulitan.
  • Memperjelas berbagai istilah agar mudah dipahami yang terdapat dalam materi atau bahan utama.

Disuruh mencoba alternatif kegiatan lain yang setara dengan pembelajaran yang telah ditempuhnya dan mempunyai tujuan yang sama. Perlu juga guru memeberikan arahan tentang :
· Kegiatan apa saja yang harus dikerjakan siswa
· Bahan apa yang dapat menunjang kegiatan yang sedang dilakukan.
· Bagian mana yang mendapat penekanan khusus
· Pertanyaan apa yang harus diajukan untuk lebih memusatkan perhatian terhadap inti masalah.
· Cara yang sebaiknya ditempuh siswa mengusai bahan tersebut.

Bila kesulitan belajar siswa bukan karena semata-mata kesulitan dalam belajar, tetapi lebih disebabkan factor-faktor lain, seperti sikap negate terhadap guru, masalah yang terkait dengan orang tua, masalahnya dengan teman sebaya, karena lambat belajar, potensi dibawah rata-rata, dan sebagainya.

Maka yang harus dilakukan :

  • Kepada siswa tersebut terlebih dahulu harus diberikan pelayanan dan bimbingan dan penyuluhan yang bersifat psikoterpi. Layanan bimbingan ini bisa dalam bentuk pelayanan individual atau kelompok. Tentu dalam hal ini guru bidang studi tidak bisa menangani sepenuhnya, tetapi membutuhkan seorang konselor, psikiater, dan ahli lainnya.
  • Jika masalah ini telah dapat diatasi, barulah bisa dilakukan pengajaran remedial.

B. ALTERNATIF TINDAKAN

Jika mendapatkan gambaran yang lengkap tentang siswa yang memerlukan bantuan, selanjutnya direncanakan alternatif tindakan yang sesuai dengan karekteristk kesulitan yang dihadapi siswa. Alternatif

C. EVALUASI PENGAJARAN REMEDIAL

Pada akhir kegiatan remedial hendaknya dilakukan evaluasi kembali sudah sejauh mana pengajaran remedial tersebut telah dapat meningkatkan prestasi mereka. Tujuan yang paling utama dari evaluasi ini adalah dipenuhinya criteria tingkat keberhasilan minimal yang diharapkan, misalnya 75 % atau 80 % (tergantung dari kebijakan dari masing-masing sekolah). Bila terenyata masih belum berhasil, hendaknya dilakukan kembali diagnosis, prognosis, dan pengajaran remedial berikutnya. Siklus yang sama akan terus berlanjut hingga criteria minimal kelulusan telah terpenuhi.

Setelah prosedur pengajaran remedial dapat diatasi, barulah ditentukan langkah-langkah penyusunan pengajaran remedial untuk dapat melasanakan pengajaran remedial maka cermati dan pahami baik-baik langkah-langkah penyusunannya:

Tujuan Pembelajaran

Dalam langkah pertama ini, seorang guru dituntut untuk menentukan pengajaran remedial yang akan dicapai oleh siswa-siswa yang mengikuti pengajaran tersebut.

Penentuan Pokok Bahasan Yang Akan Diremedial

Dalam langkah kedua ini hendaklah diketahui terlebih dahulu pokok bahasan atau materi-materi apa saja yang akan dibuat remedialnya. Tulislah materi atau kompeetensi mana saja yang belum tercapai oleh siswa-siswa tersebut.

Setelah menentukan program mana yang harus diremedialkan, tentukan berapa kali program remedial itu akan dilaksanakan, sehingga anda dapat merencanakan waktu yang tepat untuk itu.

Cara Memberikan Perbaikan (Strategi)

Pada langkah ini seorang guru dituntut untuk memperhatikan hal-hal berikut :

Apakah anda akan melakukan perbaikan dengan cara mengganti metode-metode pengajaran yang telah anda laksanakan dengan metode mengajar yang lain misalnya :

  • Metode pemberian tugas
  • Metode diskusi
  • Metode kerja kelompok
  • Pemodelan atau
  • Metode-metode lain yang merupakan penggabungan dari berbagai metode tersebut yang dianggap tepat untuk tujuan pengajaran remedil.
  • Cara lain dapat menyuruh siswa membaca buku-buku sumber yang mengandung konsep yang sama.
  • Kegiatan memakai tutor sebaya.

Waktu Yang Digunakan Untuk Melaksanakan Pengajaran Remedial

Bila langah 1-3 sudah dilaksanakan dengan baik, tentukanlah alokasi waktu yang diperlukan untuk program-program remedial tersebut misalnya :
· Berapa kali akan melaksanakan remedial bahasa Indonesia itu
· Berapa lamanya
· Hari apa saja
· Pukul berapa

Tempat Pelasanaan

Dimana akan dilaksanakan program remedial ini, dikelas, diperpustakaan, dilaboratorium atau ditempat lain yang menunjang tercapainya program remedial tersebut.

Alat dan Media Pembelajaran

Pada langkah ini anda dituntut menemukan media atau alat apa saja yang dibutuhkan, sehingga akan mempermudah dan memperjelas keterangan materi yang disajikan.

Evalusi

Langkah ini tidak kalah penting dibandingkan dengan langkah-langkah yang lain, yaitu mengetahui sejauh mana pengajaran remedial telah dilaksanakan diserap oleh siswa-siswa tersebut. Terjadi peningkatan atau tidak. Apakah criteria keberhasilan minimal yang diharapkan, misalnya 75 % atau 80% dapat mereka kuasai atau tidak.

Analisis

langkah terakhir adalah analisis. Setelah dianalisis ternyata masih ada siswa yang belum berhasil, hendaknya dilakukan kembali kegiatan prognosis dan pengajaran remedial berikutnya sampai siswa mendekati kemampuan optimal atau pencapaian tujuan kompetenasi pembelajaran yang telah ditentukan.

Demikian pekerjaan anda, sehingga daur ini berulang terus sampai tujuan tercapai. Untuk memantapkan pemahaman pembaca mengenai langkah-langkah penyusunan pengajaran remedial tersebut. Perhatikan contoh sebagai berikut :

Penerapan mata pelajran Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia

a. Tujuan Pengajaran Remedial

Tujuan pengajaran remedial aspek berbicara ini adalah menanggulangi kesulitan belajar 8 orang siswa SMK berbicara dalam bentuk diskusi.
Setelah mengikuti pengajaran remedial siswa diharapkan dapat :

  • Berperan aktif sebagai moderator dan peserta diskusi,
  • Menyampaikan gagasan yang tepat sesuai dengan topik yang diskusi.
  • Menyanggah pendapat teman secara santun dan ekspresif.
  • Menyimpulkan diskusi berdasarkan fakta, data, dan opini yang yang berkembang dalam diskusi.

b. Program

Pokok bahasan : berbicara
Topik remdial : berdiskusi
Alokasi waktu : 40 menit
Kegiatan pembelajaran :
· Peserta remedial diberikan sebuah topik diskusi, misalnya “Bahaya Narkoba bagi pelajar”
· Siswa diberikan kebebasan memilih dua orang menjadi moderator dan notulis.
· Siswa diberikan kesempatan melaksanakan diskusi
· Guru mengamati dan mencatat jalannya diskusi dengan menitik beratkan perhatian pada :
1) Apakah siswa yang ditugasi sebagai moderator dan notulis memimpin diskusi dengan baik dan benar.
2) Apakah siswa telah menyampaikan gagasannya dengan tepat, sesuai dengan topik diskusi.
3) Apakah siswa menyanggah pendapat temannya dengan santun dan ekspresif.
4) Apakah siswa telah mampu menyampaikan simpulan diskusi sesuai dengan fakta, data, dan opini yang berkembang dalam diskusi.

c. Strategi Perbaikan

· Bermain peran, yakni siswa diberikan memerankan adegan permainan, sebagai moderator, notulis, anggota diskusi, dan sebagainya.
· Guru memonitor kegiatan siswa dengan mengisi format penilaian yang telah disiapkan terlebih dahulu.

d. Waktu

Hari : sabtu pukul 12.40-13.20 (selama 40 menit)

e. Tempat

Program ini dilaksanakan dikelas karena kelas dianggap tepat untuk melasanakan kegiatan remedial tersebut.

f. Alat atau Media

Meja, kursi, materi diskusi (kebutuhan disesuaikan dengan materi dana tujuan kegiatan.

g. Evaluasi

Dilaksanakan untuk setiap siswa selama kegiatan berlangsung (bentuk check list) yang telah disiapkan.

About these ads

6 responses to “Langkah Penyusunan Program Remedial

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s